top of page

27 Februari 2026

BBM Subsidi Labuan Bajo Diperketat, Kendaraan Luar Daerah dan Penunggak Pajak Dibatasi

Reporter:

Ida Nurul Fhatihah

Photo of a gas station. Photo by Hanindito Prabandaru on Unsplash.

Distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Labuan Bajo diperketat dengan pembatasan bagi kendaraan berplat luar daerah dan kendaraan yang menunggak pajak.


Ketentuan tersebut diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nusa Tenggara Timur (NTT) Nomor 13 Tahun 2025 dengan tujuan untuk memastikan subsidi tepat sasaran bagi masyarakat yang membayar pajak kendaraan di NTT.


Konsumsi BBM bersubsidi oleh kendaraan luar daerah dinilai berpotensi menggerus kuota yang menjadi hak Wajib Pajak (WP) setempat. Pembatasan ini juga diharapkan menjaga stabilitas pasokan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) serta mencegah kelangkaan dan antrian panjang.


Kendaraan yang belum melunasi pajak diarahkan menggunakan BBM non-subsidi sebagai dorongan peningkatan kepatuhan administrasi. Kebijakan tersebut juga menjadi momentum untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).


Penerimaan dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) merupakan sumber penting bagi kas daerah yang kemudian didistribusikan kembali ke kabupaten/kota dengan skema opsen. Penguatan pajak dan retribusi ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian fiskal daerah.

Lihat berita lainnya

Menkeu Purbaya Siapkan Revisi PMK untuk Atur Pajak Ekspor Emas Berat Tertentu
Capaian Penerimaan Pajak Juli 2026 Penuhi 51,31 Persen Target APBN 2026
DJP Perjelas Ketentuan Ujian SKK Bagi Kuasa Wajib Pajak Mulai 2027

Langganan newsletter kami sekarang

Terima kasih telah berlangganan!

2026 - ITR World Tax Rankings.png

© 2025 MIB 

MIB adalah grup profesional bersertifikat dan terdaftar di Indonesia, di mana setiap anggota memiliki keahlian yang unik. Setiap anggota bersifat independen, mematuhi standar kami, dan bertanggung jawab atas pekerjaan dan layanan yang diberikan kepada klien.

bottom of page