
Photo of a chart. Photo by Nicholas Cappello on Unsplash.
Lonjakan signifikan terjadi pada pengajuan restitusi pajak oleh Wajib Pajak pada awal tahun 2026. Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menyebutkan bahwa hingga Kuartal I-2026, total permohonan telah mencapai Rp300 triliun, dengan sekitar Rp130 triliun di antaranya sudah dicairkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jumlah tersebut telah melampaui proyeksi awal yang sebelumnya diperkirakan hanya mencapai Rp270 triliun hingga akhir 2026. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan realisasi restitusi pajak pada tahun 2025 yang mencapai Rp361,15 triliun, sehingga menunjukkan peningkatan signifikan permintaan pengembalian pajak sejak awal tahun.
Untuk mengantisipasi potensi kebocoran, pemerintah akan memperketat mekanisme pencairan restitusi. Selain itu, Kemenkeu juga melibatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melakukan evaluasi, khususnya untuk periode 2020-2025.

