top of page

14 Agustus 2026

Capaian Penerimaan Pajak Juli 2026 Penuhi 51,31 Persen Target APBN 2026

Reporter:

Shaheila Roeswan

Photo of a person stacking coins. Photo by Towfiqu barbhuiya on Unsplash.

Berdasarkan data yang dimiliki oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP), jumlah penerimaan pajak yang terkumpul hingga akhir Juli 2026 telah mencapai angka Rp1.209,6 triliun. Angka ini diumumkan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) DJP Jawa Timur II, sehubungan dengan capaian penerimaan pajak pada daerah tersebut.


Nilai penerimaan pajak yang telah terkumpul ini setara dengan 51,31% dari target penerimaan pajak yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Dari jumlah tersebut, Kanwil DJP Jawa Timur II mencatatkan kontribusi sebesar Rp16,08 triliun yang terkumpul hingga 31 Juli 2026.


Capaian penerimaan pajak Kanwil DJP Jawa Timur II tersebut setara dengan 44,23% dari target penerimaan pajak yang telah ditetapkan dan mengalami pertumbuhan positif sebesar 25,04% jika dibandingkan dengan capaian pada tahun sebelumnya. Capaian penerimaan pajak tersebut juga didominasi penerimaan yang berasal dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Dalam Negeri, dengan jumlah kontribusi yang mencapai 31,55%.


Informasi penerimaan pajak ini sejalan dengan paparan dari Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, yang menyebutkan bahwa penerimaan pajak hingga akhir Juli 2026 mengalami pertumbuhan lebih dari 23% dengan kinerja yang tetap on-track. Meskipun begitu, pemerintah masih memiliki tugas yang cukup besar untuk mengejar target penerimaan pajak, yang ditetapkan sebesar Rp2.357,7 triliun.

Lihat berita lainnya

Menkeu Purbaya Siapkan Revisi PMK untuk Atur Pajak Ekspor Emas Berat Tertentu
Capaian Penerimaan Pajak Juli 2026 Penuhi 51,31 Persen Target APBN 2026
DJP Perjelas Ketentuan Ujian SKK Bagi Kuasa Wajib Pajak Mulai 2027

Langganan newsletter kami sekarang

Terima kasih telah berlangganan!

2026 - ITR World Tax Rankings.png

© 2025 MIB 

MIB adalah grup profesional bersertifikat dan terdaftar di Indonesia, di mana setiap anggota memiliki keahlian yang unik. Setiap anggota bersifat independen, mematuhi standar kami, dan bertanggung jawab atas pekerjaan dan layanan yang diberikan kepada klien.

bottom of page