top of page

12 Oktober 2026

MBG Dibiayai Penerimaan Pajak, Realisasi Anggaran Program Capai Rp 153,19 Triliun

Reporter:

Shaheila Roeswan

Photo of a person scooping food into trays. Photo by Holzke Menü Essen auf Rädern on Unsplash.

Berdasarkan catatan dari pemerintah, anggaran yang dikeluarkan pemerintah untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mencapai Rp153,19 triliun per akhir September 2026. Biaya tersebut merupakan salah satu biaya yang dikeluarkan sesuai dengan rencana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.


Perlu diketahui, bahwa sumber pendanaan terbesar APBN didapatkan dari penerimaan pajak, yang dikumpulkan dari pengenaan pajak atas berbagai objek pajak dari masyarakat. Penerimaan pajak merupakan salah satu sumber pendanaan, namun berdasarkan data pemerintah, juga merupakan sumber yang memberikan porsi anggaran terbesar dibandingkan sumber pendanaan lainnya.


Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, menyebutkan bahwa MBG telah menjangkau 57 juta pihak penerima dan juga telah dilakukan perbaikan tata kelola MBG oleh pihak Badan Gizi Nasional (BGN). Perbaikan ini dilakukan dalam rangka mendorong optimalisasi program, yang dilakukan melalui penertiban Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak memenuhi persyaratan.


Menkeu Suahasil mengharapkan adanya perbaikan tata kelola yang dapat memastikan bahwa distribusi program MBG semakin tepat sasaran serta penyaluran anggaran yang semakin baik agar manfaat program dapat dirasakan oleh masyarakat. Pemerintah juga akan melakukan penyesuaian dan penyediaan anggaran agar sesuai dengan kebutuhan program.

Lihat berita lainnya

Kejar Target 2026, DJP Lakukan Pemetaan WP Lewat Data Pajak
BPK Temukan Kelemahan Ini Pada Sistem Informasi DJP, Hambat Penerimaan
Muncul dalam Perdirjen, Dirjen Pajak Klarifikasi Insentif PPh Restrukturisasi BUMN

Langganan newsletter kami sekarang

Terima kasih telah berlangganan!

2026 - ITR World Tax Rankings.png

© 2025 MIB 

MIB adalah grup profesional bersertifikat dan terdaftar di Indonesia, di mana setiap anggota memiliki keahlian yang unik. Setiap anggota bersifat independen, mematuhi standar kami, dan bertanggung jawab atas pekerjaan dan layanan yang diberikan kepada klien.

bottom of page