top of page

9 Januari 2026

Penerimaan Pajak Terkumpul Hingga Akhir 2025 Alami Shortfall

Reporter:

Shaheila Roeswan

Photo of a calculator on paper. Photo by Media from Wix.

Berdasarkan data yang dimiliki oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), secara neto angka penerimaan pajak yang berhasil terkumpul selama tahun 2025 hanya berhasil terkumpul sebesar Rp1.917,6 triliun, atau mengalami shortfall dari target yang sebelumnya telah ditetapkan.


Jika dibandingkan dengan target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 yakni sebesar Rp2.189,3 triliun, penerimaan pajak yang terkumpul pada tahun 2025 mengalami kekurangan jumlah sekitar Rp271,7 triliun. Tidak hanya itu, penerimaan pajak ini juga mengalami penurunan sebesar 0,7% jika dibandingkan dengan jumlah penerimaan yang terkumpul pada tahun 2024, yakni Rp1.931,6 triliun.


Penurunan penerimaan pajak secara neto, menurut paparan dari Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara, disebabkan oleh sejumlah faktor seperti penurunan harga komoditas, peningkatan restitusi pajak, hingga implementasi kebijakan fiskal yang diterapkan dengan tujuan untuk menjaga daya beli dan keberlangsungan usaha masyarakat.


Namun, penerimaan pajak secara bruto tercatat masih mengalami pertumbuhan positif sebesar 3,7% dengan angka penerimaan yang mencapai Rp2.278,8 triliun. Tidak hanya itu, penerimaan pajak menunjukan perbaikan mulai pada semester II tahun 2025 lalu. Meskipun begitu, rata-rata penerimaan pajak yang terkumpul dari berbagai jenis pajak, seperti Pajak Penghasilan (PPh), masih mengalami kontraksi pertumbuhan secara tahunan.

Lihat berita lainnya

Penerimaan Pajak NTB Tumbuh Positif 15,36 Persen Hingga September 2026
Pemerintah Lanjutkan Tax Holiday Meski Implementasi Pajak Minimum Global
Rasio Pajak Daerah Nasional Menurun Jadi 1,12 Persen pada Tahun 2025

Langganan newsletter kami sekarang

Terima kasih telah berlangganan!

2026 - ITR World Tax Rankings.png

© 2025 MIB 

MIB adalah grup profesional bersertifikat dan terdaftar di Indonesia, di mana setiap anggota memiliki keahlian yang unik. Setiap anggota bersifat independen, mematuhi standar kami, dan bertanggung jawab atas pekerjaan dan layanan yang diberikan kepada klien.

bottom of page