
Photo of the Garni temple in Armenia. Photo by Lalaine Mendoza on Unsplash.
Perpanjangan pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas impor kendaraan listrik di Armenia hingga 2026 resmi berlaku setelah revisi Undang-Undang (UU) Pajak tersebut disetujui dalam rapat paripurna Parlemen Armenia.
Kebijakan fiskal ini diarahkan untuk mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan sekaligus mendukung target nasional dengan pengoperasian 100.000 unit kendaraan listrik pada tahun 2030.
Program ini merupakan bagian dari kerangka Ekonomi Hijau dan Berkelanjutan yang mendorong peralihan dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik, mencakup berbagai jenis kendaraan listrik, serta diberikan kepada individu dan badan hukum (dealer) yang akan membeli kendaraan listrik produksi 2024 hingga 2026.
Selain insentif PPN, pemerintah Armenia juga memberikan kuota pengecualian bea masuk atas impor kendaraan listrik. Kebijakan ini mendorong lonjakan impor kendaraan listrik dalam beberapa tahun terakhir, dengan peningkatan tajam pada tahun 2023 dan 2024, sehingga total kendaraan listrik yang masuk ke Armenia terus menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan.

