top of page

15 April 2026

Dampak Konflik Timur Tengah, Jerman Pangkas Pajak Bahan Bakar

Reporter:

Ida Nurul Fhatihah

Photo of the German flag. Photo by Angelo Abear on Unsplash.

Pemerintah Jerman mengumumkan pemangkasan pajak Bahan Bakar Minyak (BBM) secara besar-besaran sebagai langkah darurat untuk mengurangi lonjakan harga energi. Kebijakan ini diambil di tengah tekanan akibat krisis energi global yang dipicu konflik di Timur Tengah.


Kenaikan harga minyak dunia dipicu oleh memburuknya situasi geopolitik, termasuk gagalnya negosiasi antara Amerika dan Iran serta penutupan jalur strategis Selat Hormuz.


Pemerintah Jerman memutuskan untuk memangkas pajak bensin dan diesel sebesar EUR0,17 atau 17 sen euro, selama dua bulan untuk menekan biaya transportasi yang melonjak, sekaligus memberikan ruang untuk mengurangi tekanan biaya bagi pelaku usaha dan masyarakat.


Selain itu, pemerintah Jerman juga mengizinkan pemberian bonus bebas pajak kepada karyawan untuk mengurangi dampak inflasi. Namun, otoritas pajak Jerman menegaskan bahwa kapasitas fiskal negara terbatas dan tidak dapat sepenuhnya menanggung dampak krisis global.


Di tengah tekanan biaya energi dan perlambatan sektor industri, proyeksi pertumbuhan ekonomi Jerman untuk tahun 2026 dipangkas menjadi 0,6%, jauh di bawah perkiraan sebelumnya.

Lihat berita lainnya

Pastikan Aktivitas Ekonomi Tidak Terganggu, DJP Gunakan Strategi Ini Kejar Target Pajak 2027
DJP Fokus pada Pengawasan Pajak Hingga Akhir 2026 untuk Kejar Penerimaan Pajak
Target Penerimaan Pajak 2027 Meningkat, Ini Rekam Jejak Satu Dekade Terakhir
bottom of page