
Photo of a traffic state in Vietnam. Photo by Florian Wehde on Unsplash.
Penghapusan sementara pajak perlindungan lingkungan atas Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah Vietnam dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga energi di tengah fluktuasi pasar minyak global.
Kebijakan tersebut berlaku dalam periode terbatas mulai 26 Maret hingga 15 April 2026. Langkah ini diambil untuk meredam tekanan kenaikan harga minyak dunia yang berdampak langsung pada harga BBM domestik. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan sejumlah kebijakan pendukung, seperti pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas penyerahan bensin, solar, dan avtur, serta penetapan tarif cukai bensin sebesar 0%.
Adanya kebijakan ini diharapkan mampu menahan lonjakan harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat dan keberlangsungan usaha. Di sisi lain, kebijakan ini juga menjadi respons atas gangguan pasokan energi global, termasuk ketegangan di Selat Hormuz yang memengaruhi distribusi minyak dunia.
Meskipun kebijakan tersebut berpotensi menurunkan penerimaan negara hingga sekitar VND7,2 triliun per bulan, langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pasar energi dan ekonomi nasional dalam jangka pendek.

