
Photo of a beach island in East Kalimantan. Photo by Bayu Anggoro on Unsplash.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) berupaya mencari sumber pendapatan baru untuk mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat yang diperkirakan akan berkurang.
Langkah tersebut ditempuh dengan menggali potensi pajak dan retribusi daerah dari aktivitas ekonomi, khususnya di sektor pelabuhan, serta mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah yang selama ini belum dikelola secara maksimal.
Kaltim dinilai memiliki peluang besar untuk meningkatkan pendapatan dari aktivitas ekspor dan impor. Namun, sebagian arus barang masih melalui pelabuhan di luar daerah, sehingga manfaat ekonomi seperti pajak dan aktivitas bisnis tercatat di wilayah lain. Maka dari itu, pemprov Kaltim mendorong optimalisasi pelabuhan lokal dan penguatan peran daerah dalam rantai logistik agar potensi penerimaan tidak terus mengalir keluar.
Selain itu, rencana pembangunan Pusat Logistik Berikat (PLB) di Kabupaten Kutai Kartanegara menjadi salah satu strategi utama. Keberadaan PLB diharapkan dapat memperkuat rantai distribusi, menekan biaya logistik, serta membuka peluang penerimaan baru dari pajak dan retribusi.
Pemprov Kaltim juga mendorong pembukaan jalur ekspor langsung ke negara tujuan terdekat untuk meningkatkan efisiensi perdagangan dan menarik pelaku usaha untuk lebih aktif berinvestasi di Kalimantan Timur.

