
Photo of a beach with a small hut in the East Nusa Tenggara. Photo by Desti Nursinta on Unsplash.
Kegiatan Dialog Perpajakan telah dilakukan antara Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, bersama dengan sejumlah pelaku usaha dan asosiasi pengusaha dalam rangka mendorong sinergi perpajakan dari pemerintah dan otoritas pajak, beserta para pelaku di dunia usaha.
Sinergi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan memperkuat perekonomian daerah, dimana pajak akan digunakan sebagai sumber utama pendapatan daerah. Nantinya, pajak sebagai komponen strategis akan digunakan untuk membiayai pembangunan daerah. Oleh karena itu, penting bagi perpajakan untuk dapat terus diperbarui dan disesuaikan dengan kebutuhan dan dinamika perekonomian daerah pada saat ini.
Tidak hanya itu, menurut Gubernur Melki, penekanan sejumlah hal harus diperhatikan tidak hanya oleh pelaku usaha, namun juga bagi otoritas pajak, dalam rangka membangun ekosistem pajak yang lebih optimal. Hal ini termasuk pembangunan hubungan dengan basis kepercayaan dan kepastian hukum, serta peningkatan kualitas perpajakan baik dari segi pelayanan hingga edukasi perpajakan.
Terakhir, optimalisasi pajak daerah juga dibahas dalam dialog. Optimalisasi pajak daerah nantinya ditargetkan akan dilakukan terhadap sejumlah sektor seperti pariwisata, perizinan, kelautan dan perikanan, hingga perdagangan dalam rangka meningkatkan kinerja perekonomian NTT.

