
Photo of a market in Uzbekistan. Photo by Farkhod Saydullaev on Unsplash.
Relaksasi ketentuan Value Added Tax (VAT) Refund bagi wisatawan asing telah disetujui oleh Shavkat Mirziyoyev, Presiden Uzbekistan. Kebijakan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan kunjungan wisatawan internasional sekaligus memperluas penggunaan sistem pengembalian pajak dalam transaksi ritel.
Melalui langkah tersebut, pemerintah juga berupaya meningkatkan transparansi transaksi serta menekan praktik ekonomi bayangan (shadow economy). Pemerintah berencana memperluas layanan VAT refund secara digital ke seluruh bandara internasional.
Hingga saat ini, fasilitas tersebut baru tersedia di 9 (sembilan) bandara, yakni di Tashkent, Samarkand, Bukhara, Ferghana, Urgench, Karshi, Navoi, Nukus, dan Termez. Selain itu, pembatasan kategori barang yang dapat diajukan untuk VAT refund akan dihapus dan batas minimum pengajuan juga akan dipangkas agar lebih banyak wisatawan dapat memanfaatkan fasilitas tersebut.
Proses pencairan VAT refund akan dipercepat langsung ke rekening bank asing. Jika sebelumnya proses pengembalian pajak dapat memakan waktu hingga 25 hari pada bulan berikutnya, ke depannya pencairan ditargetkan hanya membutuhkan waktu sekitar 3 (tiga) hari kerja. Wisatawan asing juga akan diberikan opsi untuk menerima pengembalian pajak secara tunai maupun melalui transfer ke rekening.

